Skip to main content

Posts

Riset Musik dan AI Jadi Fokus Ayu Hendranata Saat Studi Tour ke Jepang untuk Persiapan S3

Recent posts

Andry Putha Rilis "Perihal Waktu", Lagu Tentang Belajar Ikhlas Melepas Cinta

Penyanyi solo Andri Permana, yang dikenal dengan nama panggung Andry Putha, resmi merilis single terbarunya bertajuk "Perihal Waktu" pada 20 Juli 2026. Lewat lagu ini, Andry menghadirkan kisah emosional tentang proses seseorang dalam belajar menerima kehilangan dan membiarkan waktu menyembuhkan luka. Berasal dari Handil, Kalimantan Timur, Andry telah menekuni dunia tarik suara sejak duduk di bangku SMK. Kecintaannya terhadap musik menjadi alasan utama dirinya memilih membangun karier sebagai penyanyi. Genre pop dan Melayu menjadi warna musik yang paling dekat dengan identitasnya. Single "Perihal Waktu" mengangkat pesan bahwa meski waktu tidak bisa menghapus kenangan tentang seseorang, seiring berjalannya waktu, seseorang akan terbiasa menjalani hidup tanpa kehadiran orang yang pernah dicintai. Liriknya menggambarkan proses mengikhlaskan, menerima kenyataan, dan bangkit dari rasa kehilangan. "Lagu ini menceritakan bahwa waktu mungkin tidak akan membuat kita melu...

REBORN Kembali Bermusik Lewat "FATHER", Lagu Rock Penuh Emosi Terinspirasi dari Kisah Nyata Sang Vokalis

Band rock asal Jakarta, *REBORN*, resmi memulai lembaran baru dengan merilis single perdana berjudul "FATHER". Grup yang digawangi Allan (vokal), Arya (gitar), Ghani (bass), dan Tyo (drum) ini menjadi kelanjutan perjalanan bermusik Allan dan Arya. Keduanya sebelumnya dikenal sebagai personel band ANFAS yang sempat populer pada 2010-2014. Nama REBORN sendiri dipilih dengan makna "lahir kembali". Meski baru terbentuk pada 2024, pengalaman Allan dan Arya di skena musik rock sudah tidak diragukan lagi. Bersama ANFAS, karya-karya mereka bahkan sempat dikenal hingga Singapura, Malaysia, dan beberapa negara Asia lainnya. Ingin Hadirkan Rock yang Menyentuh Hati REBORN mengusung musik rock dengan karakter berbeda. Mereka tidak hanya ingin membuat lagu yang bertenaga, tetapi juga mampu menyentuh emosi pendengar. "Musik kami ingin sampai ke hati. Bukan hanya sekadar keras, tapi juga punya rasa," ujar personel REBORN. Dalam proses berkarya, REBORN juga mendapat dukung...

Mardedi.J Angkat Fenomena Hubungan Tak Sehat Lewat Single "Cinta Toxic

Penyanyi dan pencipta lagu asal Jakarta, Mardedi.J, kembali memperkenalkan karya terbarunya bertajuk "Cinta Toxic". Lewat single ini, ia mengangkat kisah tentang hubungan yang tidak sehat, sebuah fenomena yang menurutnya masih banyak dialami oleh banyak orang. Pemilik nama lengkap Mardedi Johan itu mengaku telah menekuni dunia musik selama sekitar 10 tahun. Dalam beberapa tahun terakhir, ia mulai membangun karier sebagai solois dengan merilis karya-karya orisinal yang lahir dari pengalaman, pengamatan, serta cerita di sekitarnya. Bagi Mardedi.J, musik menjadi media untuk menyampaikan perasaan yang sulit diungkapkan melalui kata-kata. Hal itu pula yang mendorongnya terus berkarya sebagai penyanyi sekaligus penulis lagu. Mengusung warna pop dengan sentuhan pop ballad yang mudah dinikmati, Mardedi.J terinspirasi oleh berbagai musisi Indonesia maupun mancanegara yang dikenal memiliki lirik kuat dan emosional. Karakter tersebut kemudian ia tuangkan ke dalam setiap karya yang dicip...

Turn On Power Rayakan 15 Tahun Berkarya Lewat Album "Menjadi Dewasa

Band rock asal Bandar Lampung, *Turn On Power*, resmi merayakan perjalanan 15 tahun mereka di industri musik independen dengan merilis album terbaru bertajuk "Menjadi Dewasa". Lima belas tahun bukan waktu yang sebentar. Di tengah jarak, kesibukan, hingga dinamika kehidupan, Turn On Power justru membuktikan bahwa semangat bermusik mereka nggak pernah padam. Album "Menjadi Dewasa" jadi bukti nyata kalau waktu bisa mengubah banyak hal, tapi nggak bisa memadamkan mimpi. Turn On Power sendiri terbentuk sejak 10 Maret 2011. Awalnya beranggotakan lima orang, kini band ini melanjutkan perjalanan sebagai trio. Meski tinggal di kota yang berbeda, Dimas Dhartawan di posisi vokal, gitar, dan penulis lagu, Adithya Perkasa di bass dan vokal, serta Yoga Prasetyo di drum, tetap kompak berkarya. Mereka rutin manggung dari Jakarta sampai Bandar Lampung dan kota-kota lain di Indonesia. Secara musikal, Turn On Power masih setia dengan warna rock yang kental nuansa pop-punk. Nama-nama s...

Nood Kink Rilis 'A Shadow Haunts My Mind', Suguhkan Warna Baru Tanpa Kehilangan Identitas

Duo alternative/indie rock asal Yogyakarta, Nood Kink, kembali memperkenalkan karya terbaru mereka lewat single berjudul A Shadow Haunts My Mind. Lagu yang resmi dirilis di seluruh platform musik digital pada Jumat (25/6/2026) ini menjadi penanda eksplorasi musikal baru tanpa meninggalkan identitas yang telah mereka bangun sejak 2019. Selama ini Nood Kink dikenal sebagai band dengan warna alternative dan indie rock yang kuat. Berbagai single hingga album yang mereka rilis dalam lima tahun terakhir menjadi bukti konsistensi mereka menghadirkan musik yang jujur dengan karakter gitar yang sedikit terdistorsi, bass yang tegas, serta lirik yang dekat dengan keseharian. Kini, Nood Kink hanya diperkuat dua personel, yakni Toy (gitar, vokal) dan Katarina (bass, vokal). Meski formasi berubah, keduanya menegaskan bahwa Nood Kink tidak pernah berhenti berkarya. Mereka tetap berjalan dengan ritme sendiri, tanpa terpaku pada angka maupun algoritma yang kini kerap menjadi tolok ukur industri musik. ...

Terinspirasi dari Japanese Rock hingga sentuhan Indie Folk: Wahyu Zein Rilis EP "Kau Aku dan Waktu

Penyanyi dan musisi asal Pandeglang, Banten, Wahyu Zein resmi merilis Extended Play (EP) perdananya bertajuk Kau Aku dan Waktu pada 9 Juli 2026. Mini album tersebut menghadirkan tiga lagu, yakni Karena Cara, Kau Aku dan Waktu, dan Tomorrow was You, yang kini telah tersedia di berbagai platform musik digital. Meski baru memulai perjalanan sebagai penyanyi pada 2021, Wahyu sebenarnya telah lama berkecimpung di dunia musik. Ia mengawali langkahnya sebagai keyboardist sejak duduk di bangku SMP sebelum akhirnya memutuskan untuk tampil sebagai vokalis dan merilis single religi bertajuk Ramadhan Satukan Kekuatan. Bagi Wahyu, musik bukan sekadar hobi, melainkan ruang untuk mengekspresikan pemikiran, perasaan, dan kreativitas. Hal itulah yang membuatnya memilih menekuni dunia musik secara lebih serius. Identitas musikal Wahyu banyak dipengaruhi genre Japanese Rock (J-Rock) dan Japanese Pop (J-Pop). Pengaruh tersebut berawal dari masa sekolah ketika ia dan bandnya kerap membawakan lagu-lagu mili...